Jabar Saber Hoaks (JSH) yang berada di bawah Diskominfo Jawa Barat menggelar Kejar Tabayun (Keliling Jabar Literasi Asyik dan Fun) di Islamic Centre Muhammadiyah (ICM) Desa Cipanas pada Jumat (03/03/23)
Jabar Saber Hoaks berdiri sejak 2018 bertugas untuk memberikan klarifikasi dari isu-isu yang merebak liar di masyarakat.
JSH ini pun satu-satunya dan lembaga anti hoaks pertama yang berada di bawah naungan pemerintah sebelum pemerintah daerah lain mengikutinya.
Ketua Jabar Saber Hoaks, Alfianto Yustinova, S.E menyampaikan, program kejar tabayun ini merupakan program pelatihan cek fakta mandiri bersama tim Jabar Saber Hoaks, untuk mengedukasi masyarakat sehingga semakin banyak masyarakat Jawa Barat yang terliterasi digital dengan baik.
Wakil Gubernur Jawa Barat, H. UU Ruzhanul Ulum secara khusus meminta JSH mengunjungi pesantren yang ada di 27 Kabupaten di Jawa Barat untuk memberikan edukasi terlebih saat ini menjelang tahun politik 2024 yang mana media sosial akan dibanjiri isu-isu yang berkaitan dengan politik tersebut.
selain memberikan klarifikasi, JSH juga memberika edukasi bagaimana menjadi pengguna media sosial yang bijak
Pihak Jabar Saber Hoaks juga tentunya berharap masyarakat Jawa Barat semakin banyak paham dan membedakan berita hoaks dan yang benar sehingga literasi digital masyarakat lebih baik lagi.
@kemendagri
@ridwankamil
@kominfo.jabar
@kecamatan.cipanas